POPULER MINGGU INI

Friday, July 20, 2018

DARI MANAKAH ???




Dari manakah?
Dari manakah pikir itu? Dari manakah ide itu? Dari manakah kata itu? Darimanakah kalimat itu? Bukankah kalian lihat? Bukankah kalian membacanya? Itu semua berpola? Bukankah itu semua adalah pengembangan dari ide ide dasar yang telah ada? Begitu terlihat, begitu tak terlihat. Tergantung bagaimana kita mampu mengupas dan menjabarkan.

Sudah!
Sudah terlalu banyak masalah yang dihadapi oleh bangsa ini, terlalu banyak malah. Apakah juga ada begitu banyak solusi yang mengimbangi masalah masalah yang terlalu banyak itu? Kita bangsa yang besar dengan rakyatnya yang kuat, kuat bermasalah, kuat menanggung masalah, kuat menghadapai masalah.

Dari manakah?
Darimanakah sumber masalah itu? Dan dari manakan solusi itu? Dari manakah? Dari saya kah? Dari anda kah? Dari kami kah? Dari mereka kah? Dari mana? Apa anda tahu? Saya tak tahu! Apa kalian tahu? Kami tak tahu! Lalu dari manakah masalah? Dari manakah solusi? Apakah yang bermasalah? Apakah solusinya? Bagaimana itu bisa menjadi masalah? Bagaimana itu bisa menjadi solusinya? Bagaimana ia dikatakan masalah? Bagaimana ia dikatakan solusi?

Oh!
Oh! Apa yang telah aku pikirkan? Oh! Apa yang telah aku tuliskan? Oh! Apa yang telah aku curahkan? Oh! Sungguh aku tak tahu dari manakah ini semua berasal! Mungkin bisa begitu indah, mungkin bisa begitu buruk. Mungkin begitu berguna, mungkin hanya menjadi susunan kata tak bermakna. Mungkin! Mungkin tak berarti bagimum tapi berarti bagiku, atau mungkin justru aku tak mengerti apa yang telah aku tuliskan!

Ah!
Ah! Ini dia ku temukan sebuah masalah. Lalu apakah kalian temukan solusinya? Ah! Aku tidak bisa hanya diam. Tolong katakan sesuatu! Tolong jelaskan sesuatu! Tolong berikan aku sebuah solusi! Tolong! Aku haus dahaga lapar kelaparan. Aku bingung kebingungan. Mungkin tidak memulai segalanya adalah sebuah solusi. Atau justru memulai segala nya justru sebuah solusi dari masalah masalah yang lain. Terkait mengait. Untung menguntungkan.
Lalu, dari manakah ini harus diakhiri? Apa cukup sampai disini?

Bandung,

ninawibi

Thursday, June 7, 2018

UNTUKMU DARIKU


Salam Hangat,
Kepada Para Pembaca yang terhormat,

Ketika sulit untuk mengungkapkan, bahkan berkata. Ketika sulit untuk bersuara, bahkan bercerita dalam untaian kata. Ketika semua menutup mata, telinga, dan tutur. Ketika semuanya justru terabaikan, terpendam, terkubur dalam. Ketika semuanya terbungkam. Ketika begitu terasa sulitnya merangkai kata, bagaimana aku mampu berkalimat? Bagaimana aku mampu bercerita? Bagaimana mampu aku mengungkapkan? Bagaimana? Hanya satu yang mampu ku ukirkan. Senyuman penuh harap. Senyuman berjuta makna yang aku harapkan pengertian. Senyuman yang kuharapkan mampu menggambarkan aku. Tapi bagaimana jika senyum pun sulit ku ukir? Senyumpun terasa begitu melelahkan, letih, dan membuatku merasa begitu tersakiti? Lalu bagaimana? Harus seperti apakah aku? Harus bagaimanakah aku? Ini sulit untukku, ini menyksaku. ini sungguh sungguh membuatku begitu kelelahan. Haruskah kusalahkan keadaan? Haruskah ku salahkan aku? Sepertinya tidak harus kusalahkan apapun, tidak harus kusalahkan siapapun. Ini hanya masalah berpikir dan terpikir. Karena yang terpikirkan adalah yang akan terjadi. Dan apakah ini benar terjadi? Apakah ini adalah Nyata?


With Love,
Ninawibi

Thursday, May 10, 2018

LALU BAGAIMANAKAH ???



Ketika dunia tak berpihak padamu, ketika sesuatu justru menjahuimu, ketika semua itu terjadi, lalu bagaimanakah seharusnya? Lalu bagaimanakah semestinya? Seorang diri, sendiri, dialam mimpi. Sepi. Ketika semua berbeda, tak selaras, maka sendiri menjadi opsi terbaik. Dunia tak berpihak? Dunia apa? Dunia mana? Dunia siapa? Ketika Dunia itu tak berpihak, bukankah masih ada Dunia mu? Dunia didalam dirimu. Sesuatu yang dekat telah menjauh, bukankah ada yang jauh untuk bisa didekatkan? Bukankah yang jauh justru mampu mendekatkan?
Ketika pemikiran tak sejalan dengan tindakan, ketika rasa tak sama dengan wajah, ketika semua itu terjadi, lalu harus bagaimanakah? Lalu bagaimanakah semestinya? Mengalir, bergulir, mengikuti detik dan menit. Dusta. Ketika semua penuh kepalsuan dan penuh dengan kisah kisah dongeng klasik, sang putri dan pangeranya, sang raja bijaksana dan rakyatnya yang menghamba. Pemikiran tak sejalan? Pemikiran apa? Pemikiran siapa? Pemikiran bagaimana? Bukankah harmoni diciptakan dari alat musik yang berbeda? Rangkaian Nada yang berbeda. Rasa yang tak sama, bukankah visual diciptakan untuk memperjelas kata? Bukankah visual ada untuk menghantarkan ungkapan agar mudah baginya untuk paham? Ketika persamaan dibutuhkan lebih dari pertidaksamaan, maka berusahalah untuk menyamakan, dan ciptakan harmoni dari nada dan suara.

Thursday, April 26, 2018

SUKA SUKA 1000 GURU


Hai kakak-kakak, Apa kabar? Semoga selalu diberi kesehatan dan dirahmati Tuhan Yang Maha Esa. Amin. Kesempatan kali ini aku mau sharing pengalaman aku ber 1000 guru.
Aku sih baru dua kali ikut event 1000 Guru Regional dan nagih banget. Momentnya, adek – adek yang semangat dan ceria, kakak kakak volunteer dan tim yang luar biasa. 1000 Guru itu membawakan konsep Travelling ang Teaching. Jadi sambil kita menikmati dan mengeksplore indahnya Indonesia, kiyta juga memberikan dampak pada dunia pendidikan disekitarnya.
Jadi pertama aku jaoin itu di 1000 Guru Solo. Nah pertama ngajar di SDN Pracimantoro di Wonogiri Jateng. Jadi konsep Teaching  yang aku tangkep dari 1000 guru adalah Fun Teaching, menginspirasi adik adik yang bersekolah di pedalaman, mengajak mereka untuk bahagia dalam belajar dan tentunya sesuai dengan dunia mereka, dunia anak anak. Kawan kawan 1000 guru bikin semangat banget dan yang lintas dipikiranku adalah, ya Tuhan, aku sangat bersyukur dipertemukan orang orang dengan latar belakang yang berbeda dengan tujuan yang sama, pemikiran yang sangat luar biasa, mengispirasi, dan ternyata pemuda Indonesia sangat luar biasa. Pertama datang ke SDN Pracimantoro, kami sangat disambut dan itu adalah moment yang sangat mengharukan. Adik adik berkumpul mendatangi kami dengan antusias. Adik adik bermain bersama kami dengan riang. Momen yang sungguh luar biasa. Aku sangat menyarankan untuk cobalah!  Tema yang kami bawa kali ini adalah Berbudaya. Aku kedapatan kelas 5 dengan materi menari. Terakhir aku menari adalah SD. Aku belajar menari kupu kupu dari you tube. Dan ternyata, adik adik kelas 5 disini sudah pandai menari. Akhirnya kami lah yang menjadi murid adik adik kelas 5. Kami diajari menari dan itu sangat mengesankan.
Pengalaman kedua kali ini 1000 Guru Surabaya yang kasih aku kesempatan untuk menikmati momen momen menakjubkan lainnya bersama adik adik di pedalaman. Kali ini SDN Medowo 3 di daerah Kediri. Adik adik disini juga sangat antusias dengan kedatangan kami. Tema kali ini adalah biota laut. Aku kedapatan kelas 2 dengan materi ikan. Luar biasa kelas 2 disini sudah sangat pandai. Mereka mudah sekali paham dan sangat antusias dengan materi yang kita bawakan. Semangat mengikuti game dan rangkaian kegiatan lainnya. Pokoknya momen ini sangat luar biasa. Perwakilan dari kami juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa perwakilan murid untuk bertemu langsung dengan orang tuanya dirumah, untuk mengenal lebih jauh adik adik dan kondisi keluarga mereka. Ada yang rumahnya jauh sekali harus jalan kaki dengan melewati tanjakan, ada yang harus melewati kebun salak, luar biasa semangat adik adik ini untuk menempuh pendidikan.  Di penghujung acara mengajar, kami sempatkan mengadakan pentas seni dadakan, dan yang lebih mengejutkan lagi, perwakilan dari siswa siswa kelas 6, sangat amat jago dalam mengcover alagu lagu dengan alat musik tradisional gamelan. Semua lagu mereka bisa bawakan dengan apik. Momen haru lainnya adalah ternyata ada acara semacam award untuk beberapa kategori, dan kagetnya, aku dapet gelar kakak terkece yang dalam kesempatan ini adalah yang semangat dalam berkegiatan. Terimakasih untuk gelarnya kakak kakak 1000 Guru Surabaya.
Nah ini yang nggak kalah seru dari 1000 guru adalah Travelling. Untuk event 1000 Guru Solo TNT 6, aku berkesempatan buat menikmati private pantai di daerah gunung kidul, yaitu Pantai Sedahan. Jadi ini pantai yang masih baru dan belum ada dinas atau badan yang secara resmi mengelola pantai ini. Yang pengen tau Pantai Sedahan lebih lanjut check disini yaa ~~~>> Senyaman Sedahan
Perjalanan menuju Pantai Sedahan sangat menantang. Waktu itu kita menggunakan Truk melewati jalanan bebatuan ekstrim yang sukses mengguncang ngguncang kita. Lagi lagi momen yang luar biasa.
Travelling yang diadakan 1000 guru Surabaya pada TNT 19 adalah mengunjungi Air Terjun Tretes yang diklaim oleh penduduk sekitar merupakan air terjun tertinggi di Jawa Timur. Perjalanan menuju air terjun kita harus melewati hutan, berjalan sekitar 1 jam perjalanan. Air terjun Tretes ini juga tergolong wisata yang baru. Masih belum terlalu ramai menenagkan dan luar biasa indahnya.
Masih banyak keseruan keseruan yang tidak dapat terungkapkan dengan lisan dan tulisan. Nah untuk mengetahuinya, ayok kakak kakak join TNT 1000 Guru. Nasional maupun regional, semua memiliki ke khasannya masing masing, tapi yang pasti, semua menyuguhkan momen momen yang tak terlupakan dan nagih banget.

buat kalian yang pengen tau seputar 1000 Guru silahkan cek ~~> 1000 Guru atau bisa banget Follow IG nya di ~~> 1000_guru

With Love,

Nina Wibiyana

Sunday, April 22, 2018

LAGI LAGI SOAL RASA



Aku hanya ingin memberitahumu. Aku hanya ingin mengingatkanmu. Aku hanya ingin memperingatimu. Aku hanya ingin berbagi denganmu. Aku hanya ingin dirimu mengerti. Aku hanya ingin dirimu pahami. Perasaan. Rasa. Sesuatu yang aku belum temukan kebenarannya. Sesuatu yang masih sering berputar diotakku. Sesuatu yang entah bagaimana aku mengungkapnya. Salahkah bila kubilang perasaan adalah apa yang kita pikirkan? Apa yang kita lihat? Apa yang kita dengar? Salahkah apabila ku katakan bahwa rasa itu sebenarnya tak ada? Yang ada hanya pemikiran pemikiran yang melaju sesaat lalu berhenti, kemudian melanjutkan kembali perjalanannya? Salahkan aku jika kutafsirkan rasa adalah yang datang kemudian pergi? Salahkan jika aku berkata bahwa taka ada sebenarnya rasa itu? Salahkah jika ku bilang rasa adalah susunan kata r a s dan a? Salahkah? Jika semua yang kubilang adalah salah, lalu sebenarnya apa itu rasa? Bisakah seseorang membuatku mengerti apa itu rasa? Kupikir dunia ini hanya tentang akal dan logika. Kupikir dunia ini hanya tentang apa dan mengapa. Kupikir aku hanya tak merasa. Karena ketika kupikirkan sebuah rasa, hanya hampa, kosong, dan tak ada apapun dalam pikirku tentang itu. Sepertinya aku belum bisa dan belum dapat merasa. Aku benar benar lelah memikirkannya. Seakan aku tak akan temukan jawabannya dalam diriku. Aku sama sekali tak melihat rasa itu tak merasa rasa itu. Benar benar sulit kugambarkan bagaimana ku merasa. Bagaimana bisa aku bergelut dengan sesuatu yang bahkan aku tak tau, tak mengerti apa sebenarnya itu. Bagaimana? Oh maaf bukan kah dunia hanya tentang apa dan mengapa?

Nina Wibiyana