POPULER MINGGU INI
-
Aku tak ingin larut. Kau tau? Gula dan Kopi. Mereka larut menjadi nikmat. Begitu pula dengan larutan larutan lain yang sering kita n...
Tuesday, September 12, 2023
BERHENTI (?)
Thursday, August 17, 2023
s = v * t
Terkadang jarak mengajarkan kita tentang ruang dan waktu. Terkadang jarak mengajarkan kita tentang rindu. Jarak memberikan kita pelajaran. Yang jauh akan disadarkan. Dengan jarak kita mampu saling memahami dan saling mengerti. Namun dengan jarak pula kita dijauhkan, diuji, kemudian dipisahkan.
Jarak, mengajarkan kita untuk kembali. Jarak pula yang mengajari kita untuk mengakhiri. Dari jarak kita akirnya mengerti. Terkadang kita memerlukan jarak untuk saling introspeksi diri. Untuk kita yang tak lulus diuji, jarak akan menjadi mengerikan, menjelma menjadi petaka yang akhirnya hanya berbuah luka.
Terimakasih, Karena aku telah bertemu dua sisi jarak. Jarak yang mengajariku untuk memahami dan jarak, yang memberiku pelajaran untuk mengakhiri, kemudian memahami.
Saturday, August 12, 2023
KITA SIAPA?
Terkadang kita menjadi berbeda, kita bukan diri kita. Kita menjadi berbeda saat ketika kita senang, ketika kita bahagia, ketika kita sedih, ketika kita susah, ketika kita galau gundah gulana, ketika kita marah, ketika kita punya masalah. Lalu sebenarnya siapa kita? Bagaimana kita? Begitu banyak kita yang semuanya berbeda.
Kita adalah semuanya. Kita adalah kita saat senang, susah, gundah, ataupun punya masalah. Semuanya itu kita. Kita yang sesungguhnya hanya saja dalam versi yang berbeda hanya untuk menjadi bagaimana yang kita pikirkan. Ah, ya, benar. Kita memang seperti bagaimana yang kita pikirkan. Jadi, kita bagaimana yang kau pikirkan?
Saturday, August 5, 2023
BERBEDA
Sampai disini kita sudah saling mmahami kan? Sekarang mungkin kita belum bisa bersenang senang bersama, tapi bukan berarti dilain waktu kita tidak bisa kan? Terimakasih sudah mengingatkan ku tentang ini. Kuharap suatu saat nanti kita bisa bahagia bersama, bersenang bersama ya! Saat hari itu tiba, akan aku nikmati tawa bahagiamu bersautan dengan tawa bahagiaku, senyum indahmu terlukis diwajahmu, berbaur dengan teduhnya suasana hatiku. Betapa indahnyaa saat hari itu tiba. Semoga kita segera bertemu pada hari itu ya, Aamiin :)
Dengan bahagia,
Ninawibi
Sunday, July 30, 2023
SEHARUSNYA
“Masalah seharusnya diselesaikan bukan diperpanjang.”
(Catatan Juang - Fiersa Besari)
Ya, Memang. Seperti SIM (Surat Ijin Mengemudi) saja diperpanjang. Manusia terkadang lebih suka memilih untuk menempuh jalur drama ini dan itu. Merasa semua dapat dselesaikan dengan “seharusnya”. Seharusnya dia minta maaf. Seharusnya dia mengerti. Seharusnya tidak begitu. Seharusnya, seharusnya, seharusnya. Hei, Bagaimana jika kita mulai tuangkan kopi kedalam cangkir, duduk bersama kemudian kita pecahkan dan selesaikan bagaimana itu “seharusnya”. Karena “seharusnya” itu kan menurutmu. Terkadang kita tidak cukup berani untuk mengemukakan. Kita terlalu takut mengungkapkan, yang ada, masalah justru bukannya dihadapi, tapi malah dihindari. Bukannya saling berbicara, namun malah berharap saling peka. Sering kali aku heran. Mengapa, ya, orang orang lebih senang membicarakan masalahnya kepada orang lain yang justru tidak ada kaitannya dengan masalah tersebut. Si A punya masalah dengan si B. Maka si A condong akan mencari si C dan memilih untuk bicara dengan si C. Tentu saja membicarakan masalahnya dengan si B, dengan sedikit bumbu bumbu supaya sedap. Supaya masalah terihat semakin rumit semakin indah dan semakin asik untuk dibicarakan. Kenapa ya, tidak langsung diungkapkan saja kepada si B? Dan pastinya cerita masalah itu tidak akan berhenti antara si A dan si C, dongen sebelum tidur itu akan terus menjadi dongeng dongeng dan obrolan seru yang tidak hanya diceritakan sebelum tidur namun juga akan menjadi topik menarik saat santai makan siang.
Masalah seharusnya diselesaikan, kan? Bukan hanya dibicarakan, disebarkan, kemudian diabaikan.
ninawibi.




