POPULER MINGGU INI

Sunday, February 1, 2015

DOA UNTUK PENDIDIKAN

10.34 Senin, 26 Januari 2015
Kadang aku berpikir. di suasana pendidikan yang ada di depanku, membuat pertanyaan pertanyaan bermunculan di otakku. Mereka tulus sekolah, menempuh jarak yang jauh dengan perjuangan, dan dengan berbagai halang rintangan, apa benar untuk pendidikan? atau hanya karena ikatan yang telah mengikat dalam sistem pendidikan? yang telah mengikat mereka dalam aturan, memaksa mereka dalam suatu rutinitas yang mereka tak paham apa itu.
Persaingan. Apa suatu kompetisi akan membuat perbaikan? atau justru semakin membuat suatu persaingan yang mengakibatkan pertengkaran, kebencian, hingga muncul kata lawan. Aku prihatin dengan keadaan ini.
Pendidikan. Seharusnya mereka lebih berpendidikan. ini sekolah. Dimana pancaran budi pekerti dari guru guru yang katanya pahlawan tanpa tanda jasa?? Apa perlu dengan nada tinggi?? Dimana wajah ramah para guru?? Dimana wajah tegas tenaga pendidik?? Bukankah tenaga pendidik wajib memberi contoh baik?? memberi contoh bagaimana selayaknya anak anak bersikap?? Anak anak penerus bangsa yang berkarakter.
Aku ingin marah. Tapi tak sepantasnya aku marah. Pada siapa aku mengadu?? Pada siapa aku harus berdiskusi?? Ketika kawan justru mengamini semua keanehan keanehan, fenomena yang ada. Ya Tuhan, selamatkan penerus penerus bangsa. Selamatkan negri ini.
Apa sudah benar doaku ini??

Sunday, November 16, 2014

SIAPA MUSUH SIAPA???


Aku ingin meneriakkan suara terkencangku. Aku ingin melemparkan semua benda yang ada dijangkauanku. Aaaaaahhhhh!!!!! Apa yang sudah terjadi??? Ini tak seharusnya terjadi! Semua yang sekian lama aku jaga dengan segala cara, dengan segala perjuangan yang selalu aku juangkan. Tapi apa yang terjadi sekarang?? Aku benar benar ingin berteriak. Apa yang sudah merasukiku?? Apa yang sudah menguasai jiwaku?? Apa ini?? Sesuatu yang dulunya pernah kujumpai. Sesuatu yang dulunya pernah aku hilangkan. Apa ini? Datang, berusaha menjajah pikiranku, berusaha mengalahkan pertahananku. Berusaha menghancurkan benteng yang sudah susah payah aku bangun dengan segala kekuatan, segala kemampuan yang aku miliki.


Aku berusaha melawan. Kukerahkan segala senjata yang aku miliki. Ku pertaruhkan semua kekuatan yang telah aku simpan. Tapi apa daya? Sesuatu itu mulai menggetarkan gerbang bentengku. Sekali, dua kali, berkali kali membentur, hujan panah, meriam meriam yang terus diluncurkan. Menyisahkan aku, yang meringkuk sendiri dalam ruang gelap. Ruang tak bercahaya, ruang dengan kehampaan, berusaha menemukan apa yang sedang menyerangku, apa yang sekarang sedang mengendalikan diriku??
Apa yang aku lawan? Siapa musuhku? Mengapa sesuatu itu begitu kuat? Aku semakin meringkuk, sementara serangan bertubi tubi berusaha meruntuhkan bentengku. Aku terdiam berusaha terus bertahan berusaha mengucapkan mantra mantra agar bentengku tetap berdiri. Agar bentengku tetap melindungiku, melindungi bagian yang sebenarnya berusaha aku hilangkan. Tak seharusnya kujaga sedemikian hebat. Ini membuatku benar benar berantakan. Ini membuatku benar benar ada dalam kehancuran.
Stop! Aku mohon dengan segala hormat. Jangan terus menerus menyerangku. Aku tak siap. Bentengku sudah tak layak lagi melindungiku. Aku mohon hentikan segala serangan. Aku mohon dengan apapun itu. Jangan berusaha meruntuhkan bentengku. Jangan berusaha merasukiku. Jangan berusaha menguasai pikiranku. Tolong hentikan segala bentuk seranganmu.

Sunday, November 2, 2014

BLORA BLORA BLORA

hai guys, apa kabar?? lama enggak menyapa kalian *bighug kali ini aku bakalan nge posting pengalaman kulineran di Blora Jawa Tengah.
Blora adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Jadi kalo dari Surabaya, lewat tol Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Cepu, sampek deh di Blora. Kali ini momen kita ke Blora adalah ngasih kejutan buat salah satu kawan kami tercinta Nevrina Dwi Aryani . Aku, Bela, Mas Black, Mas Ryan, Mas Dayat, Ilmam, tergabung dalam tim sukses acara "Kejutan untuk Nevrina di Blora" gagasan dari Mas Black. hehehe. Ceritanya, kita ke Blora diam diam tanpa sepengetahuan Nevrina. . dan kita berhasil bikin Nevrina kaget sekaligus gak percaya kalo kita ada didepannya =D Hapee B.Day ya kakak Nevrina. . .
Setelah kita kasih kejutan buat Nevrina, kita jalan ke salah satu waduk alami di Blora, yaitu Waduk Ngreneng. . ini nih waduknyaa (sorry dominan orangnyaa. hehe.). waduknya bagus, yaa buat foto foto, selfie lumayanlaaahh. . buat menenangkan diri, merenungi keadaan juga bisa. hehe.


nah, abis dari waduk, kita ke alun alun Blora, saatnya kulineran. . . 
ada dua kuliner yang kita cobain. ada Sate Ayam Blora terus ada Es Jati Khas Blora.


Yang di atas itu penampakan dari Sate Ayam Blora. satenya yang pasti enak. manis. ada dua macem bumbu. yang satu bumbu kuning, persis sama bumbu sayur punya Sate Kere nya Jogja. kalo bumbu coklatnya dari kacang, rasa rempahnya kuat. kalo aku sih yes buat bumbu coklatnya. Bisa ditemuin di sekitar Alun Alun Blora.





nah ini Es Jati Khas Blora. . . itu ada penampakan dari Es nya sama gerobak dorong yang jual Es, tapi bapak bapak penjualna gak ikutan foto. beliaunya gak mau siiih. . Es Jati Khas Blora, dibuat dari daun cincau hijau sama campuran daun jati. tapi kata bapaknya, jatinya harus pas. karna bisa pait kalo terlalu banyak. kuah dari es jati dari santan dan gula, warnanya bisa ijo gitu. hehe. terus model cincau hijau dan daun jati kayak jelly enak pokoknya. . wajib coba. ini juga kita temuin di Alun Alun Blora. kita juga sempet bantuin bapaknya cuci gelas sama beresin gerobak. soalnya kita jadi pembeli terakhir. esnya enak. jadi laris. kalo ke Blora, jangan sampek gak cobain ini es!!
itu tadi referensi kuliner Khas Blora yang bisa kalian cobain, eh salah, wajib kalian cobain kalo ke Blora!! oke, sampai jumpa di posting selanjutnya guys. . .

Monday, June 23, 2014

SELAMAT HARI KRIDA PERTANIAN KAWAN !!!



Selamat Hari Krida Pertanian ke 42 kawan kawan !!! ini aksi kita dari kawan kawan Himmagri FP UPN "Veteran" Jawa Timur, Permaseta FP UB, Himasep FP Unitri, yang terhimpun dalam Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (POPMASEPI) dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian ke 42. kami mengumpulkan tanda tangan dari warga Surabaya yang berlalu lalang di Car free day di Jalan Raya Darmo Surabaya, serta menampung aspirasi mereka untuk pembangunan pertanian kedepan di Indonesia.
22 Juni kita turun ke jalan berorasi, bernyanyi menyampaikan salam para petani pada warga Surabaya, menyampaikan salam petani yang telah menanam, merawat, hingga memanen hasil panen yang dapat kita nikmati bersama setiap harinya.sebelumnya, tanggal 21 Juni 2014, kita gelar aksi bagi bagi sayur gratis. sayur dari petani lokal Surabaya di Taman Apsari depan Gedung Grahadi, yang mendapat banyak respon dari masyarakat sekitar, hingga menimbulkan sedikit kemacetan. 


21 Juni tepatnya Hari Krida Pertanian ke 42, kita usung tema "Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita, Petani Indonesia". diharapkan aksi ini bisa mempublikasikan keberadaan Hari Krida Pertanian yang merupakan bentuk rasa syukur dan menghargai kerja keras para petani merawat tanamanya. diharapkan pula mampu membuka mata masyarakat sekalian, bahwa pentingnya pembangunan pertanian di Indonesia mengingat kita merupakan Negara Agraris yang sebagian besar penduduknya adalah seorang petani. kami juga ingin membuktikan pada Indonesia bahwa, "Kami Ada untuk Indoneisa" POPMASEPI JAYA !!!